ALAT DAN FASILITAS DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PENJAS

Fasilitas Dalam Ruangan dan Luar Ruangan

    1. Fasilitas Dalam Ruangan

Fasilitas dalam ruangan adalah fasilitas olahraga yang terdapat di dalam ruangan tertutup. Faslitas dalam ruangan yang lengkap dapat berisi berbagai sarana olahraga seperti lapangan basket, lapangan volley, lapangan bulutangkis, ruangan senam, ruang massage, ruangan weight exercise bahkan kolam renang, lapangan tenis dan shooting range.

Fasilitas dalam ruangan memang merupaka sarana olahraga yang penting fungsinya. Tidak saja untuk mendukung terlaksananya program pendidikan jasmani di sekolah, tetapi juga menampung kegiatan olahraga diluar jadwal sekolah sepeti petandingan-pertandingan antar kelas, antar sekolah dan semacamnya. Bahkan lebuh jauh lagi fasilitas ini dapat berfungsi sebagai wadah kegiatan olahraga masyarakat sekitarnya.

Tentu saja tidak ada maksud untuk menganjurkan agar tiap sekolah memiliki fasilitas dalam ruangan yang lengkap seperti gambaran di atas. Namun apabila suatu sekolah memiliki sebuah ruangan tertutup (hall) dapat digunakan untuk kegiatan mengajar dan menampung kegiatan lainnya. Selain itu dengan adanya fasilitas dalam ruangan, pengajaran dapat tetap dilakukan walaupun dalam musim hujan sekalipun.

    1. Fasilitas Luar Ruangan

Semua fasilitas dalam ruangan tertutup seperti yang digambarkan di atas, bisa pula terdapat diluar ruangan atau alam terbuka. Ada beberapa fasilitas yang memerlukan keterbukaan ruang, terutama karena memerlukan area yang luas seperti lapang sepak bola, lapangan hockey, lapangan soft ball dan lainnya.

Untuk menjamin keselamatan pengguna, fasilitasn luar ruangan memerlukan perhitungan yang seksama sebelumnya. Perlu juga mendapat perhatian masalah matahari, keamanan pengguna, dan hubungan dengan lingkungan sekitar.

Adapula lima faktor yang tidak kalah penting dalam penyediaan alat dan fasilitas olahraga, baik di dalam ruangan maupun luar ruangan. Lima faktor tersebut adalah:

  1. Faktor Jenis

Jenis alat yang digunakan dalam aktivitas pendidikan jasmani tentu saja harus sesuai dengan macam olahraga yang diajarkan di sekolah. Dalam hal ini tentu saja akan menyangkut program yang telah digariskan dalam kurikulum masing-masing tingkat sekolah. Secara umum ada 5 jenis kegiatan olahraga spesifik yang diajarkan dalam dunia pendidikan jasmani, yaitu:

    1. Atletik

    2. Senam

    3. Renang

    4. Bela diri

    5. Permainan

Jenis alat dan fasilitas yang dibuthkan tergantung kelima unsur di atas.

Disamping jenis alat yang khusus yang sesuai dengan macam aktivitas yang dilakukan, adapula perlengkapan yang perlu ada di setiap sekolah, yang pemakaiannya tidak terikan pada program kurikulum, tapi juga pada saat anak didik dalam keadaan bebas (waktu bermain).

  1. Faktor Jumlah

Mengenai jumlah alat dan fasilitas, yang paling diutamakan adalah jumlah alat yang tersedia. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa fasilitas adalah kelengkapan olahraga yang sifatnya lebih permanen dan tidak sembarangan waktu pengadaannya (membangun). Sedangkan alat (equipment) adalah kelengkapan olahraga atau alat olahraga yang lebih ringan dan terkadang diistilahkan juga dengan ”barang habis”.

Yang jelas semakin lengkap alat yang dibutuhkab dalam pengajaran pendididkan jasmani, semakin mudah bagi guru pendidikan jasmani membuat kondisi proses belajar mengajar menjadi semakin optimal. Namun jumlah alat kurang, guru pendidikan jasmani masih tetap dituntut untuk dapat mencari jalan keluar dengan segala keterampilannya dalam menciptakan lingkungan proses belajar mengajar yang efektif, efisien, dan menarik.

  1. Faktor Ruang

Ruang (space) dalam konteks ini adalah semua tempat yang dapat digunakan dalam pengajaran pendidikan jasmani, baik yang di dalam ruangan (indoor), maupun yang ada di luar ruangan (outdoor). Yang biasa menjadi masalah adalah faktor kondisi ruangan dan pemanfaatanya. Bagi ruangan tertutup diperlukan sistem penerangan (lighting) yang baik, vebtilasi serta kamar ganti pakaian dan kamar mandi yang bersih. Sedangkan ruangan yang terdapat di ruang terbuka juga memiliki beberapa kendala seperti lokasi yang luas, cahaya matahari, keamanan bagi penggunanya.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s